KSM BIKIN GEMPAR KARANGMANGU KROYA || PENTAS KROYA SATRIA MUDA DI TEGAL KARANG MANGU MENGHIBUR MASYARAKAT DENGAN SPEKTAKULER
Pementasan perdana di daerah tegal karangmangu kroya untuk group kesenian ebeg kroya satria muda atau KSM, kali ini berkolaborasi cantik dengan group ebeg lokal tegal yaitu turangga jaya di bawah asuhan bopo Sutir, untuk kroya satria muda sendiri merupakan gabungan para penari ebeg se kecamatan kroya, yang diambil dari satgas SCB korcam Kroya.
penampilan perdana atau tari pembuka sendiri di bukaoleh group lokal dari tegal yaitu turangga jaya, menampilkan beberapa tarian khas dari group itu sendiri, di akhiri dengan janturan atau mendeman.
Babak berikutnya menampilkan para wayang atau penari ebeg dari kroya satria muda, kalau di lihat kali in ada perdedaan tarian dari yang biasa mereka tampilkan, sekarang ini sudah ada perpindahan penari seperti membentuk formasi, di setiap beberapa gerakan mereka selalu berganti posisi pada saat menari, group ini pun tak jauh berbeda dari group pertama turangga jaya, yang di akhiri dengan beberapa pemain yang kesurupan.
sebelum babak utama atau puncaknya acara, yaitu babak janturan atau mendeman masal dari kedua group kroya satria muda dan turangga jaya, ada selingan hibura yaitu tari barong yang di mainkan oleh 2 orang penari dan 2 orang yang memegangi ekor dari barongan tersebut, lagu pun di nyanyikan dan pemain keluar dari sela sela penonton, sambil menari menari memainkan barongan yang sudah di sediakan oleh crew. ini pun tak jauh berbeda dari sesi sebelumnya yaitu di akhiri dengan wurunya atau kesurupan para penarinya.
akhirnya babak yang paling dinanti oleh para penonton ebeg yang nota bene merekan kebanyakan merupkan komunitas pencinta kesenian ebeg dari berbagai wilayah di kroya terkadang malah ada yang datang dari luar daerah, dan mereka memang sengaja untuk menonton ebeg kesayangan mereka. Lanjut ke pementasan kolaborasi antara KSM kroya satria muda dan TJ turangga jaya, sesi janturan ini sengaja semua wayang atau penari di turunkan semua menjadi satu palagan, sehingga terlihat lebih banyak sekali penarinya yang hampir memenuhi palagan atau tempat penari.
selang beberapa saat setelah penari menari menari datanglah ketengah tengah palagan orang orang berbaju hitam duduk ditengah tengah sambil dikelilingi oleh para penarinya, sambil membacakan mantra semua terdiam di tengah palagan sambil memegang segenggam bunga di tangannya. iringangending pun mulai cepat ritmenya, setelah dirasa para pemain sudah siap para dalangpun berdiri sambil berkomat kamit seraya melemparkan bunga yang digenggamnya tadi di lemparka ke para penarinya, alhasil para penari pun bergulingan akibat dari kerasukan indang yang telah di panggil oleh para dalang tadi

Comments
Post a Comment